Dalam proses pembuatan baja, tingkat pemulihan silikon mengacu pada proporsi elemen silikon yang ditambahkan dari ferrosilikon yang secara efektif diserap oleh baja cair dan akhirnya tertahan dalam baja jadi. Indikator ini merupakan parameter kunci untuk mengukur efisiensi pemanfaatan dan pengendalian biaya produksi ferrosilikon, biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase. Rumus perhitungannya adalah:
Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil ferrosilikon sangatlah kompleks dan beragam, terutama mencakup aspek-aspek berikut:
1. Tambahkan waktu
Selama tahap akhir pemurnian sendok atau setelah perlakuan vakum, aktivitas oksigen baja cair rendah dan hasil tertinggi (>95%); Ditambah lagi pada saat proses pembuatan baja, rendemennya relatif stabil (80-95%); Jika ditambahkan ke dalam tungku, karena sifat oksidasi terak yang kuat dan pengadukan yang tidak memadai, sebagian silikon akan teroksidasi oleh terak, sehingga menghasilkan hasil yang rendah dan fluktuasi yang besar (60-85%).
2. Aktivitas oksigen baja cair
Semakin tinggi kandungan oksigen titik akhir, semakin besar proporsi silikon yang dikonsumsi untuk deoksidasi dalam ferrosilikon, dan semakin kurang efektif silikon yang digunakan untuk paduan, sehingga mengakibatkan penurunan hasil. Pra-deoksidasi yang baik (seperti perlakuan aluminium) dapat meningkatkan hasil ferrosilikon berikutnya.
3. Keadaan terak
Terak dengan sifat pengoksidasi yang kuat (kandungan FeO dan MnO tinggi), alkalinitas yang tidak sesuai, atau viskositas yang berlebihan akan membawa partikel besi silikon atau bereaksi dengan silikon sehingga mengurangi hasil. Oleh karena itu, pengendalian terak yang wajar (seperti proses terak busa) sangatlah penting.
4. Metode penggabungan dan ukuran blok
Ukuran blok sedang (20-50mm) bermanfaat untuk peleburan cepat, mengurangi oksidasi dan pembakaran. Partikel yang terlalu halus dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan akibat terbakar yang parah, sedangkan balok yang terlalu besar dapat meleleh secara perlahan dan mungkin tenggelam ke dasar kemasan. Menambahkan ferrosilikon ke titik tumbukan aliran baja melalui saluran paduan lebih efektif daripada memasukkannya langsung ke bagian bawah sendok, dan proses pengumpanan kawat dapat meningkatkan hasil secara signifikan (terutama cocok untuk tungku tonase kecil).
5. Suhu baja
Jika suhu terlalu rendah, ferrosilikon meleleh perlahan dan mudah terbawa terak; Jika suhu terlalu tinggi akan meningkatkan oksidasi dan penguapan silikon. Mempertahankan kisaran suhu yang tepat sangat penting untuk mengendalikan hasil.
6. Intensitas pencampuran
Pengadukan baja cair yang memadai (seperti hembusan dasar argon dan dampak aliran baja) dapat mempercepat peleburan dan distribusi ferrosilikon yang seragam, menghindari pengayaan dan oksidasi lokal, serta meningkatkan hasil.
7. Ciri-ciri ferrosilikon itu sendiri
Hasil ferrosilikon bermutu tinggi (seperti FeSi75) biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan produk bermutu rendah (seperti FeSi65); Hasil dari bentuk blok umumnya lebih baik dibandingkan dengan bubuk (bubuk memiliki kehilangan pembakaran yang lebih besar).
Untuk mengurangi biaya produksi dan mencapai pengendalian komposisi yang tepat, perusahaan baja terus meningkatkan hasil ferrosilikon dengan mengoptimalkan kandungan oksigen titik akhir, meningkatkan keadaan terak, menyesuaikan urutan dan waktu penambahan, mengadopsi teknologi pengumpanan kawat, memperkuat pengadukan dan langkah-langkah proses lainnya.